BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Mapan” di Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, mencatat pertumbuhan laba yang mengesankan pada tahun 2025.
Dengan peningkatan laba mencapai 133,05 persen dari tahun sebelumnya, BUMDes ini menunjukkan kinerja yang patut dibanggakan.
Direktur BUMDes Mapan Desa Karangsari, Sri Brimawati, mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi titik balik bagi usaha desa tersebut dengan peningkatan laba yang signifikan.
“Pada tahun 2024, laba BUMDes tercatat sebesar Rp76.207.501, sementara pada tahun 2025 melonjak menjadi Rp111.073.683,” ungkap Sri Brimawati dalam kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDes Mapan Tahun 2025 yang digelar Jumat (30/1).
Reorganisasi kepengurusan juga menjadi agenda penting dalam kegiatan Musdes tersebut.
Sri Brimawati kembali terpilih untuk memimpin BUMDes Mapan Karangsari untuk periode 2026–2031, menandakan kepercayaan masyarakat dan pengurus terhadap kepemimpinannya.
BUMDes Mapan saat ini mengelola tiga unit usaha utama yang berkontribusi besar terhadap pendapatan desa.
Unit-unit tersebut meliputi sektor perdagangan dengan dua toko Mart 1 dan Mart 2 yang terus berkembang, sektor pertanian melalui perkebunan pisang sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan desa, serta unit jasa perbankan yang mendukung transaksi keuangan masyarakat setempat.
“Pendapatan BUMDes juga meningkat hingga 125 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” tambah Sri Brimawati.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pendapatan guna mendukung Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui kerjasama dengan pihak ketiga.
Salah satunya adalah kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Sekolah Pangan dan Pertanian Gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis.
“Di wilayah Karangsari terdapat dua SPPG yang nantinya akan kami suplai,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangsari, Je Warsito, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja BUMDes Mapan.
“Hasil Musdes menyepakati Laporan Pertanggungjawaban BUMDes Mapan dapat diterima oleh pengurus dan masyarakat,” ujarnya.
Keputusan untuk kembali memilih Sri Brimawati sebagai Direktur mencerminkan keyakinan akan keberlanjutan pengembangan BUMDes yang sukses.
Je Warsito menambahkan bahwa perkembangan BUMDes sangat positif, terutama dengan adanya dua minimarket yang memberikan kontribusi pendapatan signifikan bagi desa.
“Itu pencapaian luar biasa sehingga kami sepakat memilih kembali Sri Brimawati untuk memimpin periode berikutnya,” katanya.
Untuk masa depan, BUMDes Mapan menargetkan beberapa inisiatif strategis seperti peningkatan kinerja sumber daya manusia, pengembangan sistem pemasaran yang lebih efektif, pemeliharaan bangunan agar tetap representatif, penambahan inventaris kendaraan operasional, serta penyediaan kantor kesekretariatan yang memadai.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat fondasi ekonomi desa melalui optimalisasi potensi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dengan fokus pada efisiensi dan inovasi, BUMDes Mapan berkomitmen untuk menjadi contoh sukses bagi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa lainnya di wilayah Kebumen. (cah/dda)
















