Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Lowongan Industri Bulu Mata dan Retail Paling Diminati di Job Fair Purbalingga 2026

Industri Bulu Mata dan Retail Masih DiburuIndustri Bulu Mata dan Retail Masih Diburu
RAMAI: Suasana stan PT Royal Korindah yang dipadati pencari kerja pada gelaran Job Fair Purbalingga 2026 di GOR Sasana Krida Perwira

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Bursa kerja atau Job Fair Purbalingga 2026 resmi dibuka, menawarkan total 6.816 lowongan pekerjaan yang berasal dari 42 perusahaan.

Dari jumlah tersebut, 22 perusahaan adalah lokal, sementara 20 lainnya berasal dari luar daerah.

Event ini menjadi ajang penting bagi pencari kerja yang ingin meraih peluang di berbagai sektor industri, termasuk industri manufaktur bulu mata dan rambut palsu serta sektor retail.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Purbalingga, Yesu Dewayana, menjelaskan bahwa lowongan yang dibuka mencakup berbagai jenjang pendidikan.

Mulai dari lulusan Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi, semua memiliki kesempatan yang sama untuk melamar.

“Dari total lowongan tersebut terdapat 346 kuota khusus penyandang disabilitas dan 200 lowongan kerja luar negeri melalui kerja sama dengan Asosiasi P3MI Banyumas,” ujarnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa stan perusahaan yang bergerak di industri bulu mata dan rambut palsu menjadi titik menarik perhatian pelamar dengan jumlah pengunjung yang ramai.

Di antara para pelamar, dua perusahaan yang sangat diminati adalah PT Dalim Fideta Kornesia dan PT Royal Korindah.

Arina Pujiarti, HRD PT Royal Korindah, menjelaskan bahwa perusahaannya membuka 12 formasi dengan kebutuhan total 47 tenaga kerja.

“Pelamar sangat antusias mengikuti seleksi melalui walk-in interview di stan maupun pendaftaran daring via pemindaian kode batang yang telah diakses oleh lebih dari 100 orang,” katanya.

Menariknya, sebagian besar posisi yang ditawarkan oleh PT Royal Korindah tidak memerlukan pengalaman kerja sebelumnya.

Pelamar hanya perlu memenuhi syarat usia minimal 18 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan mulai dari lulusan SD.

Hal ini menciptakan peluang besar bagi banyak pencari kerja, terutama mereka yang baru saja lulus dan mencari pengalaman pertama dalam dunia profesional.

Selain industri bulu mata dan rambut palsu, sektor retail juga menarik minat pencari kerja.

Diah Puji Rahayu, Asisten Kepala Toko Eka Surya Purwokerto, menyampaikan bahwa pihaknya membuka delapan posisi pekerjaan.

“Mulai dari pramuniaga hingga dukungan IT. Nantinya penempatan bisa di Purbalingga maupun Purwokerto setelah melalui proses seleksi,” ungkapnya.

Momen bursa kerja ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pencari kerja untuk berburu peluang.

Salah satunya adalah Fani Dwi Rahmawati yang mengaku tertarik melamar posisi staf bisnis di PT Royal Korindah.

Selain itu, Robingatul Rihanah, lulusan sarjana tahun 2025, juga mencoba peruntungannya dengan melamar posisi administrasi di beberapa perusahaan peserta lainnya.

Job Fair Purbalingga bukan sekadar ajang mencari pekerjaan; kegiatan ini juga dilengkapi dengan lomba stan perusahaan.

Penilaian lomba mencakup aspek dekorasi stan, penampilan petugas, serta kreativitas dalam menyajikan informasi kepada pengunjung.

Pemenang lomba akan memperoleh piala serta sertifikat dari Bupati Purbalingga sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka dalam menarik minat para pencari kerja.

Selain itu, sebanyak 100 pelajar kelas XII SMA sederajat turut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mereka mendapatkan pemahaman tentang bahaya judi daring dan pinjaman daring yang dapat membahayakan keuangan pribadi mereka.

Edukasi ini sangat penting mengingat banyak generasi muda saat ini terpapar pada risiko-risiko tersebut melalui platform digital.

Tidak hanya itu, Universitas Terbuka juga memberikan sosialisasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan sambil bekerja kepada para peserta bursa kerja.

Langkah ini menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan karir dan pendidikan generasi muda di Purbalingga.

Pada hari kedua pelaksanaan Job Fair Purbalingga 2026, acara ini akan diramaikan dengan pelatihan pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk mereka secara efektif melalui platform digital yang semakin berkembang saat ini.

Secara keseluruhan, Job Fair Purbalingga 2026 menawarkan banyak peluang bagi pencari kerja serta memberikan edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya memilih jalur karir yang tepat.

Dengan jumlah lowongan yang melimpah serta beragamnya pilihan sektor industri, event ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membantu mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Mutasi 330 ASN untuk Pemerataan SDM

Pemkab Banjarnegara Lakukan Mutasi 330 ASN untuk Optimalisasi Pelayanan Publik

Berita Selanjutnya
Meksiko Sapu Bersih Grup A

Meksiko Hajar Republik Ceko 3-0, Lolos ke Babak 32 Besar sebagai Juara Grup A