Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Satpol PP Banyumas Rayakan HUT ke-75: Profesional, Humanis, dan Siap Hadapi Tantangan

Peringati hut ke 75, satpol pp kabupaten banyumas semakin profesional dan humanisPeringati hut ke 75, satpol pp kabupaten banyumas semakin profesional dan humanis

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas berlangsung semarak di GOR Satria Purwokerto, Selasa (27/5/2025).

Acara ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-63 Satlinmas dan HUT ke-106 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, yang dirayakan dengan semangat tinggi dan komitmen kuat untuk mengabdi kepada masyarakat.

Beragam atraksi memukau dipertontonkan kepada publik, mulai dari bela diri oleh anggota Satlinmas, simulasi penanganan gangguan ketertiban oleh tim patroli Satpol PP, aksi memecah beton dan logam, hingga atraksi penanganan ular king kobra.

Seluruhnya menunjukkan kesiapsiagaan dan keterampilan tinggi aparat dalam melindungi masyarakat.

Pada peringatan ini, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberikan apresiasi atas dedikasi Satpol PP, Satlinmas, dan pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas.

Ia berharap semua lini bisa terus melayani publik secara profesional dan humanis, dengan tetap menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan profesionalisme dari Satpol PP, Satlinmas, Damkar. Semoga semakin profesional dalam melayani masyarakat secara humanis, responsif,” ucapnya.

Sadewo juga menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dalam penegakan aturan. Ia menyadari tantangan di lapangan tidak sedikit dan membutuhkan pendekatan yang bijaksana serta berempati.

“Harus humanis. Saya tahu banyak tantangan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Banyumas Sugeng Amin menjelaskan bahwa tema peringatan tahun ini adalah “Bersatu Mengabdi, Tangguh Melindungi, Siap Menyelamatkan untuk Banyumas yang Lancar, Aman, dan Sejahtera!” dengan semangat “Tegas Tanpa Kekerasan, Disiplin dengan Edukasi.”

“Jumlah peserta yang di atas 1.000 orang, termasuk dari seluruh Kasatpol PP se-Jawa Tengah serta Direktur Pol PP dan Linmas Kemendagri hadir menyaksikan apel kesiapsiagaan ini,” jelasnya.

Dalam rangkaian perayaan, Satpol PP juga menggulirkan berbagai kegiatan sosial. Mereka bekerja sama dengan Baznas Banyumas membedah rumah anggota Satlinmas yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp22,5 juta.

Tambahan program benah rumah senilai Rp15 juta turut digulirkan menggunakan dana unit pengumpul zakat internal.

Satpol PP Banyumas juga mengadakan lomba kinerja Satlinmas tingkat desa dan kelurahan, dengan hadiah pembinaan hingga sepeda motor dan sepeda listrik.

Sebanyak 10 nominasi terbaik menerima penghargaan dan pembinaan berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu.

Tak hanya itu, anak-anak yang terjaring razia diberikan pembinaan dan pelatihan keterampilan. Mereka disalurkan ke Pondok Pesantren Ya Hanana dan diikutkan pelatihan barista selama 20 hari sebagai bekal untuk masa depan.

Untuk menghormati pengabdian anggota Satlinmas, Satpol PP juga memberikan piagam penghargaan dan tali asih kepada mereka yang telah mengabdi selama satu dekade. Bantuan duka juga disalurkan kepada keluarga anggota yang wafat, masing-masing sebesar Rp5 juta, dan tali asih Rp2,5 juta, dengan total 95 sasaran.

Dalam hal penegakan perda, Satpol PP Banyumas menertibkan 1.126 botol minuman keras ilegal serta 650 liter tuak dan ciu. Mereka juga membongkar satu menara telekomunikasi tak terpakai di Desa Semedo, serta menertibkan 3.832 reklame tak berizin, termasuk spanduk, banner, baliho, dan pamflet di jalur-jalur utama.

Penegakan perda juga menyasar peredaran rokok ilegal. Dalam 25 operasi, mereka menyita 5.000 bungkus rokok tanpa cukai dari 51 toko dan warung. Selain itu, penertiban empat bangunan di atas tanah aset pemda juga telah dilakukan.

Sosialisasi tertib sosial dan pelatihan baris-berbaris di sekolah turut menjadi bagian dari upaya membentuk karakter pelajar yang disiplin dan cinta tanah air.

“Harapannya, Satpol PP secara tugas dan fungsi selaku penegak perda, penyelenggara ketertiban umum, ketentraman masyarakat, serta satuan pelindung masyarakat dan pemadam kebakaran bisa semakin bersinergi dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Banyumas,” ujar Sugeng.

“Dengan kehadiran Satpol PP yang profesional dan humanis, marwah serta wibawa Pemerintah Kabupaten Banyumas akan semakin baik dan maju, menuju masyarakat yang damai dan sejahtera,” pungkasnya. (*/stch)

Berita Sebelumnya
Candi borobudur dipasangi stairlift

Pemasangan Stairlift Portable di Candi Borobudur Dapat Lampu Hijau, Tetap Jaga Keaslian Situs Warisan Dunia

Berita Selanjutnya
Hotel bangkrut dijual di jakarta

Hotel di Jakarta Banyak Dijual di OLX Bukti Krisis Pariwisata, Wisman Minim, PHK Mengancam