BANYUMASEKSPRES.ID, Aplikasi VidNow belakangan semakin populer di kalangan pengguna smartphone yang tertarik mendapatkan uang tambahan hanya dengan menonton video.
Beberapa media daring Indonesia menyebut bahwa pengguna bisa memperoleh saldo dompet digital seperti DANA jika mereka menyelesaikan misi di aplikasi tersebut.
Namun, di sisi lain muncul juga peringatan bahwa aplikasi ini belum sepenuhnya terbukti legal dan resmi terdaftar di Google Play Store.
Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui fakta dan cara kerja aplikasi ini secara rinci sebelum terjun menggunakannya.
Aplikasi VidNow dirilis oleh pengembang bernama Kampai Tekno sejak awal tahun 2022 dan memiliki sistem misi yang mengharuskan pengguna menyelesaikan menonton video serta mengundang teman untuk memperoleh “koin” yang bisa ditukar uang.
Sebuah faktor penting lainnya adalah bahwa aplikasi ini tidak ditemukan di toko aplikasi resmi (Google Play Store), sehingga proses instalasi umumnya dilakukan melalui unduh APK di luar toko aplikasi resmi, kondisi yang memunculkan catatan risiko keamanan.
Di sisi peluang, beberapa pengguna mengaku sudah mencairkan dana melalui e-wallet seperti DANA setelah memenuhi syarat minimal redeem di aplikasi tersebut.
Meski demikian, belum ada data tepercaya dari otoritas resmi Indonesia yang menyatakan bahwa aplikasi VidNow sepenuhnya diatur atau disahkan sebagai platform penghasil uang legal.
Dengan demikian, pertanyaan utama tetap: apakah benar pengguna bisa menghasilkan uang dari aplikasi ini, ataukah ini hanya iming-iming yang harus diwaspadai?
Cara Kerja VidNow & Hal yang Perlu Diwaspadai
Untuk mulai menggunakan aplikasi VidNow, pengguna harus mengunduh APK di luar Google Play karena aplikasi ini belum tersedia di toko resmi menurut beberapa berita.
Setelah instalasi, pengguna diminta membuat akun dan mulai menyelesaikan beberapa tugas seperti menonton video pendek, daily check-in, dan sistem referral (mengundang teman) untuk mengumpulkan koin.
Berdasarkan ulasan, satu misi invite hingga 50 teman aktif dapat ekstrak komisi hingga ratusan ribu rupiah, jika aturan terpenuhi.
Setelah koin terkumpul, aplikasi mengklaim bahwa pengguna bisa menukarkannya ke uang tunai atau saldo DANA ketika mencapai batas minimum misalnya Rp 250.000.
Namun, pesan penting: banyak pengguna melaporkan bahwa proses penarikan “terhambat” atau “syaratnya sangat berat” seperti teman undangan harus aktif 3 hari berturut-turut.
Selain itu, keamanan data dan legalitas aplikasi juga menjadi catatan karena aplikasi belum terdaftar di Play Store dan memiliki potensi untuk menjadi skema money-game.
Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan bahwa aplikasi penghasil uang memiliki izin resmi dan tidak meminta deposit atau transfer uang terlebih dahulu.
Jika Anda memutuskan menggunakan aplikasi seperti VidNow, lakukan dengan ekspektasi realistis: anggap sebagai hiburan berhadiah kecil, bukan sebagai penghasilan utama.
Aplikasi VidNow mempunyai sistem kerja yang memungkinkan pengguna mengumpulkan koin melalui aktivitas menonton video dan undang teman, lalu menukarkannya menjadi uang.
Namun, model ini belum terbukti memiliki regulasi resmi penuh di Indonesia, dan terdapat beberapa risiko seperti legalitas, keamanan instalasi aplikasi, serta syarat redeem yang cukup berat.
Bagi Anda yang ingin mencoba, sangat disarankan untuk membaca syarat dan ketentuan aplikasi, menjaga keamanan data pribadi, dan tidak memprioritaskan aplikasi ini sebagai sumber penghasilan utama. (sgsa)
















