BANYUMASEKSPRES.ID, Pembalap asal Spanyol Maverick Vinales membantah keras rumor yang menyebut dirinya akan kehilangan kursi di tim KTM Tech3 mulai seri MotoGP Inggris 2026.
Melalui pernyataan di media sosial, Vinales menegaskan tetap akan membela KTM hingga akhir musim sesuai kontrak yang telah disepakati.
Rumor mengenai masa depan Vinales mencuat setelah sejumlah laporan media menyebut KTM sedang mempertimbangkan pergantian pembalap sebelum musim berakhir.
Bahkan, beredar kabar bahwa pembalap penguji KTM, Pol Espargaro, telah dipersiapkan sebagai pengganti mulai balapan di Sirkuit Silverstone pada akhir pekan ini.
Menanggapi kabar tersebut, Vinales langsung memberikan klarifikasi melalui Instagram Story.
Ia meminta berbagai spekulasi yang beredar dihentikan karena tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Berhenti menulis artikel bodoh tentang saya. Saya tidak akan balapan di WSBK (Superbike) dan saya akan menyelesaikan tahun ini seperti yang tertulis dalam kontrak saya,” tulis Vinales, seperti dikutip Crash.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan MotoGP dan beralih ke ajang World Superbike (WSBK) sebelum musim 2026 berakhir.
Sebelumnya, Motorsport melaporkan bahwa KTM sedang mencari jalan untuk mengakhiri kerja sama dengan Vinales lebih cepat.
Dalam laporan tersebut disebutkan Pol Espargaro menjadi kandidat utama untuk menggantikan posisi Vinales di KTM Tech3 apabila pergantian pembalap benar-benar dilakukan.
Spekulasi tersebut semakin berkembang karena kondisi fisik Vinales yang dikabarkan belum sepenuhnya pulih.
Cedera bahu kiri yang dialaminya setelah kecelakaan di Sirkuit Sachsenring pada MotoGP Jerman Juli 2025 disebut masih memberikan dampak terhadap performanya sepanjang musim ini.
Situasi semakin sulit setelah Vinales kembali mengalami insiden di Sachsenring saat sesi latihan beberapa waktu lalu.
Cedera yang belum pulih sepenuhnya membuat proses pemulihan berlangsung lebih lama dibandingkan perkiraan awal.
Untuk mengetahui penyebab cedera yang terus berulang, Vinales mengaku sempat menjalani pemeriksaan di Red Bull Athlete Performance Centre (APC).
Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi fisiknya sekaligus mencari solusi agar dapat kembali tampil maksimal di lintasan.
Meski demikian, berbagai laporan menyebut persoalan Vinales tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik.
Hubungannya dengan CEO baru Tech3, Guenther Steiner, dikabarkan mengalami ketegangan dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa KTM tengah mengevaluasi komposisi pembalap untuk sisa musim.
Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari KTM maupun Tech3 yang membenarkan kabar pergantian pembalap tersebut.
Sementara itu, Vinales tetap menegaskan bahwa dirinya masih memiliki kontrak langsung dengan KTM hingga akhir musim MotoGP 2026.
Kontrak tersebut sebenarnya juga memuat opsi perpanjangan kerja sama.
Namun, KTM diketahui memilih tidak mengaktifkan klausul tersebut setelah batas waktu pada 30 Juni 2026 berakhir.
Dengan demikian, masa depan Vinales bersama pabrikan asal Austria itu memang masih menjadi tanda tanya untuk musim berikutnya.
Di sisi lain, KTM telah memastikan komposisi pembalap tim utama untuk MotoGP musim depan.
Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio dipastikan akan memperkuat skuad utama KTM, sehingga peluang Vinales bertahan setelah musim 2026 semakin kecil.
Meski masa depannya masih menjadi perbincangan, Vinales memastikan fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan seluruh seri MotoGP 2026 bersama KTM Tech3 sesuai kontrak.
Ia juga berharap spekulasi mengenai kepindahannya maupun isu dicoret dari tim tidak lagi berkembang tanpa dasar yang jelas. (*/stch/dda)














