Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Progres Program Alus Dalane Purbalingga Baru 22 Persen, 14 Ruas Jalan Masih Dikerjakan

Baru Empat Ruas RampungBaru Empat Ruas Rampung
BELUM RAMPUNG: Pekerjaan Jalan Jenderal Soedirman Timur masih berlangsung, Kamis (16/7/2026)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga terus mempercepat pelaksanaan Program Alus Dalane 2026 sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Meski menjadi program prioritas daerah, hingga pertengahan Juli 2026 progres pengerjaannya masih belum sepenuhnya selesai.

Dari total 18 ruas jalan yang menjadi sasaran perbaikan pada tahun anggaran 2026, baru empat ruas jalan yang telah rampung dikerjakan.

Sementara itu, 14 ruas jalan lainnya masih dalam tahap pembangunan oleh masing-masing rekanan.

Program Alus Dalane menjadi salah satu fokus utama Pemkab Purbalingga untuk memperbaiki akses transportasi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purbalingga, Drajat Uji Wahyono, menjelaskan bahwa empat ruas jalan yang telah selesai diperbaiki meliputi Padamara–Kedungwuluh, Karanganyar–Karangmoncol, Brobot–Wirasana, dan Jalan MT Haryono.

Menurutnya, keempat ruas tersebut telah selesai sesuai jadwal sehingga sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, proyek pada ruas jalan lainnya masih terus berlangsung dengan pengawasan dari DPUPR agar penyelesaiannya sesuai target.

“Hingga saat ini terdapat empat ruas jalan yang telah selesai diperbaiki, sedangkan ruas lainnya masih dalam proses pengerjaan oleh rekanan,” ujar Drajat.

Secara keseluruhan, progres pekerjaan menunjukkan bahwa sekitar 22 persen proyek telah selesai, sedangkan hampir 78 persen sisanya masih dalam tahap pelaksanaan.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh proyek perbaikan jalan dapat diselesaikan secara bertahap pada Juli hingga Agustus 2026.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Purbalingga mengalokasikan anggaran sebesar Rp28.448.474.000 melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kualitas jalan utama yang selama ini menjadi jalur penting mobilitas masyarakat.

Selain memanfaatkan dana APBD, pemerintah daerah juga terus mengupayakan tambahan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah pusat melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Langkah tersebut dilakukan agar semakin banyak ruas jalan strategis yang dapat diperbaiki tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kemampuan anggaran daerah.

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menegaskan bahwa Program Alus Dalane merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

Menurutnya, jalan yang baik akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi, kelancaran distribusi barang, hingga kemudahan akses pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

“Kami berkomitmen melanjutkan Program Alus Dalane agar semakin banyak jalan di Kabupaten Purbalingga yang menjadi baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Fahmi.

Tidak berhenti pada proyek yang sedang berjalan saat ini, Pemkab Purbalingga juga telah menyiapkan rencana lanjutan melalui APBD Perubahan 2026.

Tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk memperbaiki ruas-ruas jalan lain yang masih membutuhkan penanganan.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Purbalingga dapat terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Program Alus Dalane juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Jalan yang lebih mulus dan layak akan mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat dan pelaku usaha.

Keberhasilan program ini juga menjadi salah satu indikator keseriusan Pemkab Purbalingga dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke berbagai wilayah.

Masyarakat kini menantikan penyelesaian 14 ruas jalan yang masih dalam proses pengerjaan.

Apabila seluruh target dapat tercapai sesuai jadwal pada Juli hingga Agustus 2026, Program Alus Dalane diproyeksikan menjadi salah satu program pembangunan infrastruktur terbesar di Kabupaten Purbalingga tahun ini, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi aktivitas ekonomi dan keseharian warga. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pengembangan Geothermal Dieng Jadi Sorotan

Transisi Energi di Dieng Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Penurunan Kualitas Air Bersih

Berita Selanjutnya
Transformasi Stadion Chandradimuka Menjadi Sport Center Resmi Dimulai

Pengembangan Stadion Chandradimuka Kebumen Telan Anggaran 5,4 Miliar, Target Rampung November 2026