Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Kisah Religius Sheila Marcia, Belajar Mengenal Tuhan Lewat Proses Panjang

Tampil Makin ReligiusTampil Makin Religius
Sheila Marcia

BANYUMASEKSPRES.ID, Sheila Marcia, yang kini dikenal sebagai sosok selebriti yang lebih religius, mengungkapkan perjalanan spiritualnya yang penuh liku.

Meski dilahirkan dalam keluarga Katolik yang taat, Sheila pernah merasa jauh dari Tuhan.

Fase ini terjadi saat ia memasuki masa remaja dan terjerumus dalam pergaulan bebas yang membuatnya semakin jauh dari nilai-nilai spiritual.

“Aku sempat enggak kenal karena aku enggak pernah baca firman Tuhan, aku lahir sebagai Katolik tapi aku enggak pernah baca firman Tuhan, baca Alkitab, taunya cuma ke gereja tiap minggu, oke sih mendengarkan,” ungkap Sheila Marcia dengan jujur kepada awak media.

Kesadaran akan jauhnya dirinya dari Tuhan ini menjadi titik awal bagi Sheila untuk merenung dan memutuskan untuk memperbaiki diri secara spiritual.

Sheila menyadari bahwa kehadirannya di gereja selama ini hanyalah sebatas rutinitas tanpa pemahaman mendalam tentang ajaran yang disampaikan.

Kehadirannya di gereja hanya untuk menggugurkan kewajiban, tanpa benar-benar meresapi makna dari setiap doa dan pengajaran yang diberikan.

Seiring berjalannya waktu, Sheila berusaha memperbaiki kualitas hidupnya dengan lebih mendalami ilmu agama.

Ia mencoba meningkatkan kedekatan dengan Sang Pencipta melalui ibadah yang lebih khusyuk dan penuh kesadaran.

Usaha kerasnya tersebut membuahkan hasil, hingga kini Sheila merasakan hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan.

Doa-doanya pun kini lebih personal layaknya berbicara dengan seorang sahabat dekat.

“Hubungan pribadi itu enggak bisa kayak satu dua tiga hari lo langsung kayak bestie gitu, langsung kenal banget gitu,” jelas Sheila sambil tersenyum mengenang perjalanannya.

Proses panjang ini mengajarkannya bahwa hubungan spiritual membutuhkan waktu dan usaha yang konsisten.

Menginjak usia 36 tahun, Sheila Marcia merefleksikan kembali perjalanan hidupnya.

Pengalaman pahit di masa lalu tidak hanya menjadi pelajaran berharga tetapi juga modal penting untuk memperbaiki diri.

Ia mengakui bahwa ada masanya terlalu keras menyalahkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu, namun pada akhirnya ia menyadari bahwa sikap tersebut tidak selalu membawa dampak positif.

“Jadi gue mencoba untuk ‘ini salahku, ini salahku’ tapi terlalu menyalahkan diri sendiri ternyata enggak bagus juga, karena apa, jadinya gampang banget di manipulasi orang,” tuturnya menutup cerita dengan bijak.

Pengalaman ini mengajarkan Sheila untuk tidak terjebak dalam penyesalan tetapi fokus pada perbaikan diri demi kehidupan yang lebih baik.

Kini Sheila Marcia menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan perjalanan spiritualnya yang autentik dan penuh makna.

Transformasinya menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menemukan kembali jalan kebenaran dalam hidup mereka.(*/dda)

Berita Sebelumnya
Prof. Amal Fathullah Zarkasyi Dimakamkan di Kompleks Keluarga Gontor

Jenazah Prof. Amal Fathullah Zarkasyi Disalatkan di Mantingan dan UNIDA Gontor

Berita Selanjutnya
ESDM Amankan 70 Ribu Ton Batu Bara Ilegal

Kementerian ESDM Amankan 70 Ribu Ton Batu Bara Ilegal di Kutai Kartanegara